Minggu, 02 Desember 2012

Model Data Part II


Tentang model data, Model data merupakan sekumpulan komponen-komponen untuk menerangkan data, hubungan antar data dan batasan antar data yang bersatu dalam suatu organisasi. Pada pembahasan sebelumnya saya sudah pernah membahasnya, tetapi kali ini saya meperlihatkan sekali lagi model data ini dengan penambahan persepsi yang baru yang sedikit berbeda dengan model data yang sebelumnya saya jelaskan.

Sebelumnya, mari kita lihat arsitekturnya 


•             View merupakan output, yaitu hasil-hasil yang diinginkan, diperoleh dari sistem basis data tersebut. Jumlah view bisa sebanyak dan semaksimal mungkin tergantung dari seberapa sukses logical level yang telah dibuat.
•             Logical level merupakan tahap dalam pembuatan ERD / pemikiran logical dari sistem yang akan dibuat, meliputi berapa entitas yang dibutuhkan, apa-apa relasi yang ada, kardinalitas, modalitas serta normalisasi datanya.
•             Physical level merupakan tahap memikirkan dari fisik dari sistemnya, seperti berapa besar memori yang mungkin dibutuhkan
Saat ini, pembelajaran fokus pada logical level yaitu pembuatan pada ERD-nya. Nah, dilihat dari model data, ERD itu sendiri juga mepunyai simbol-simbol tersendiri, ada kardinalitasnya, modalitas, dan relasi yang merupakan suatu hubungan antar entitas.

Dalam kasus yang diberikan kali ini tentang kasus artis figuran. Kasus tersebut terdiri dari 3 bagian, yaitu Artis figuran, Kategori dan Scene. Pada artis figuran, artis figuran dibagi menjadi 3 kategori untuk masing-masing honor yang berbeda. Pada setiap artis figuran juga memiliki scene masing-masing dan bila berhalangan dapat digantikan dengan artis figuran yang lain dalam kategori yang sama.

Ini adalah gambar ERD kasus Artis Figuran yang kami buat setelah kami memperbaikinya :


Dari kasus ini, pembuatan pada ERD tersebut membuat kita lebih memahami lagi dalam membuat ERD serta perlahan-lahan saya dapat lebih memahami tahapan logical level untuk pembuatan sistem yang lebih bagus lagi.

Senin, 26 November 2012

SimSE

SimSe merupakan sebuah game yang dapat mengajarkan kita bagaimana cara mengatur kekompakan dalam 1 tim untuk menyelesaikan sebuah pembuatan software dari keinginan customernya. Permainan Simse yang saya maini adalah Rapid Prototyping, incremental, dan waterfall.

Permulaan, permainan ini pada saat saya main, saya tidak mengetahui bagaimana cara bermain sehingga score pertama yang saya dapat adalah 0. Hahaha :D
Dari sinilah saya penasaran bagaimana cara bermainnya dan berulang-ulang bermain permainan ini untuk mendapatkan score tertinggi. Dari setiap permainan yang saya mainkan, permainan yang menurut saya mudah adalah Rapid Prototyping karena kita membuat sampel dulu untuk diberikan kepada customer, kemudian pada saat customer menyetujui baru tim akan melanjutkan tahapan selanjutnya sampai selesai, serta waktu yang diberikan cukup relatif karena waktu yang dibutuhkan untuk memainkan game ini tidak terlalu lama.

Nah, kali ini saya akan membahas mengenai Rapid Prototyping, dimana strategi yang saya gunakan adalah menggunakan Visual Basic sebagai bahasa pemogramannya untuk mempermudah dalam pembuatan prototype. Kemudian java sebagai implementasi karena dapat menghemat waktu juga dibandingkan menggunakan C++. Ingat! Tetap melihat waktu yang diberikan, dan jangan sampai lewat untuk mendapatkan score yang tinggi Serta percent evalutednya mencapai 100.


Dari game Rapid Prototyping ini, tim tersebut tidak diberikan pembagian tugas tetapi mengerjakannya secara bersama-sama dan pada saat adanya pernyataan "The customer called-he's anxious for the initial prototype and wants to know what the hold-up is!", maka semua pembuatan pada prototype di hentikan, kemudian, pilih "have customer evalute prototype dan pilih yes, maka akan terlihat score kita.

Dari strategi yang saya lakukan, score yang saya dapatkan adalah 97 °\(^▿^)/°

Selasa, 13 November 2012

Prototyping

Hai teman-teman ^^

Hari ini, saya akan membahasmengenai prototyping model.
Dalam prototyping model, yang membedakan Model Prototyping dengan model lainnya yaitu, Prototyping membuat model mula-mula(model asli) yang menjadi contoh untuk diperlihatkan pada customer. Sebelum membuat softwarenya, prototyping akan membuat contoh dasar atau sampel sebagai gambaran dasarnya dulu. Pendekatan yang digunakan jika customer sulit mengomunikasikan kebutuhan akan sistem yang direncanakannya secara lebih mendetail.Pengembang ini mungkin tidak yakin terhadap efisiensi algoritmanya, adaptasi dari sebuah sistem operasi, atau bentuk interaksi manusia a/ mesin(interface) yang harus dibuat. Ada 2 jenis prototyping , yaitu Close-ended Prototyping ( Throwaway Prototyping). Hanya menyajikan demonstrasi kasar dari pemenuhan requirements untuk kemudian dibuang. dan pengembang akan menggunakan model yang berbeda Open-ended prototyping( Evolutionery Prototyping). Menjadi bagian awal dari aktivitas analysis dan akan dilanjutkab hingga desain dan pengembangan.nah, untuk memudahkan menggunakan prototyping kita dapat memakai:Visual Programming ( Visual Basic dan Java)\Re-use Code

Sekian dulu yah pembahasan dari saya mengenai prototyping. Tunggu post-post selanjutnya dari saya^^

Selasa, 06 November 2012

Model Data Part I


Apa itu Model data?

    Model Data adalah Sekumpulan konsep-konsep untuk menerangkan data, hubungan-hubungan antara data dan batasan-batasan data yang terintegrasi di dalam suatu organisasi.


Model data terbagi atas 3 bagian, yaitu :

·Object : representasi informasi dengan sejumlah atribut.
·Atribut: ciri dari objek (pengenal objek). Dimana di setiap entitas terdapat atribut kunci
·Relationship : menjelaskan tentang adanya hubungan antara entitas dengan entitas yang lainnya.

    Salah satu model data yaitu ERD. ERD adalah suatu model untuk menjelaskan hubungan antara data dalam baris data berdasarkan objek-objek data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD berfungsi untuk memberikan gambaran umum sebuah sistem yang akan dibuat untuk mempermudah developer


sekian dulu post mengenai model data. tunggu post-post selanjutnya lagi. :)

Rabu, 31 Oktober 2012

Analisis Proses Bisnis


HaiJ

Hari ini saya akan membahas mengenai Analisis Proses Bisnis (Business Process Analys). Setelah mengikuti 2 pertemuan, saya menyimpulkan bahwa Proses bisnis dapat didefinisikan sebagai gabungan dari proses-proses yang berisikan kumpulan aktivitas yang saling berhubungan satu sama lain untuk dapat mencapai suatu keluaran yang didukung pada suatu tujuan dan sasaran organisasi yang strategis. Di dalam  Proses bisnis terdiri dari :

  •          aktivitas-aktivitas yang terstruktur dan mempunyai Input-output yang jelas
  •          melibatkan satu atau lebih unit dalam organisasi
  •          ada nilai yang diberikan untuk customer
  •          memiliki sumber daya
  •         dan harus mempunyai tujuan

sehingga keinginan-keinginanatau berbagai kebutuhan konsumen dapat dimengerti oleh developer dan dituangkan kedalam perancangan jenis usaha dan spesifikasi-spesifikasi standar  yang dimasukkan dalam setiap usaha yang diinginkan oleh konsumen.

Di dalam proses bisnis, owner dan developer sangat berperan aktif dalam pembentukan dan pembuatan suatu kebutuhan agar dapat terpenuhi. Disamping ini juga, developer harus mampu dalam mengembangkan setiap kebutuhan yang dibutuhkan oleh owner demi kepuasan owner dan juga developer harus memiliki wawasan yang luas untuk memberikan saran-saran pada setiap permintaan owner untuk dapat mencapai hasil kebutuhan yang maksimum.

Seputar dengan pembahasan proses bisnis, kami pun diberikan tugas untuk membagi diri kedalam divisi-divisi yang kami masukkan ke dalam sebuah bisnis perentalan mobil. Setelah itu, kami menjelaskan hasil kerja dari pembuatan divisi tersebut dan kami pun dapat melihat penjelasan dari kelompok lain. Dari hasil tersebut, kami mendapatkan banyak masukan-masukan dari kelompok lain.

Sekian dulu pembahasan mengenai Analisis Proses Bisnis. Tunggu pembahasan selanjutnya. sekian dan terima kasih :)


Selasa, 30 Oktober 2012

SOFTWARE MODEL PROCESS

Untuk pembahasan kali ini, saya akan membahas mengenai software model prcess, dalam membuat sebuah software, ada beberapa model yang dapat kita gunakan untuk pembuatan software yaitu Waterfall Model, Prototyping Model, Incremental Model, Spiral Model, dan RAD (Rapid Application Development).
  • WATERFALl MODEL
Model ini merupakan model proses pembuatan software yang sederhana dan merupakan model pengembangan paling lama digunakan. Model Waterfall ini cocok digunakan untuk sistem software berskala besar dan untuk sistem software yang bersifat generik. Software yang dikembangkan dengan metode ini biasanya menghasilkan kualitas yang baik. Tetapi, persyaratan sistem dan rincian proses harus benar-benar jelas dan tidak boleh berubah-ubah karena sulit untuk mengadaptasi jika terjadi perubahan spesifikasi pada suatu tahapan pengembangan.

Langkah-langkah dalam Waterfall Model adalah:
  1. Requirements Analysis and Definition : mengumpulkan kebutuhan secara lengkap kemudian dianalisis dan didefinisikan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh program yang akan dibangun.
  2. System and Software Design : desain dikerjakan setelah kebutuhan selesai dikumpulkan secara lengkap.
  3. Implementation and Unit Testing : desain program diterjemahkan ke dalam kode-kode dengan menggunakan bahasa pemograman yang sudah ditentukan. Program yang dibangun langsung diuji baik secara unit.
  4. Integration and System Testing : penyatuan unit-unit program kemudian diuji secara keseluruhan (system testing).
  5. Operation and Maintenance : mengoperasikan program dilingkungannya dan melakukan pemeliharaan, seperti penyesuaian atau perubahan karena adaptasi dengan situasi sebenarnya.

  • PROTOTYPING MODEL 
Prototyping Model atau proses pengembangan perangkat lunak melalui mekanisme pembuatan prototip dari perangkat lunak sering digunakan bilamana terdapat permasalahan dalam menghimpun kebutuhan user atau user tidak dapat menggambarkan seperti apa kebutuhannya akan perangkat lunak.
Pengembang akan membuat protoip perangkat lunak berdasarkan gambaran awal atau analisa kebutuhan awal lalu dikomunikasikan kepada user. Proses berulang sampai user menyetujui prototip yang disetujui digunakan untuk menyususn requirement dan rancangan baru atau prototype dilanjutkan untuk menjadi perangkat lunak yang lengkap.

Langkah-langkah pada Prototyping Model adalah :
  1. Pengumpulan Kebutuhan, garis besar kebutuhan melibatkan pelanggan dan pengembang.
  2. Membangun Prototyping, membangun prototyping dengan perancangan sementara yang berfokus pada penyajian kepada pelanggan (mis: dengan membuat input dan format output).
  3. Evaluasi Prototyping.
  4. Mengkodekan Sistem, prototyping yang sudah disepakati diterjemahkan ke dalam bahasa pemograman yang sesuai.
  5. Menguji Sistem, setelah sistem jadi, perangkat lunak yang siap pakai harus dites. Pengujian dengan white box, black box, basis path, pengujian arsitektur,dll.
  6. Evaluasi Sistem.
  7. Menggunakan Sistem.

  • INCREMENTAL MODEL
Inceremental Model merupakan proses yang dirancang untuk menghasilkan perangkat lunak dengan teknik penambahan sedikit demi sedikit (incremental). Incremental Model menghasilkan serangkaian penambahan, yang disebut inkremen, yang memberikan fungsionalitas yang semakin baik kepada pelanggan saat masing-masing inkremen itu disampaikan. Dan ada juga yang mengatakan bahwa Incremental Model ini merupakan perbaikan dari Waterfall Model.
Biasanya digunakan pada saat situasi dimana spesifikasi-spesifikasi kebutuhan perangkat lunak saat awal sudah terdefinisi dengan baik, tetapi lingkup keseluruhan usaha pengembangan perangkat lunak tidak bisa dilakukan secara linier. 
  • SPIRAL MODEL 
Model Spiral merupakan suatu model proses perangkat lunak evolusioner yang menggabungkan pendekatan prototyping yang bersifat iterative dengan aspek-aspek sistematis dan terkendali yang kita jumpai pada model air terjun (waterfall model). Model Spiral ini menyediakan kemungkinan untuk pengembangan perangkat lunak yang cepat, yang bergerak daei versi perangkat lunak yang kurang lengkap menjadi versi yang semakin lengkap.
Menggunakan model spiral, perangkat lunak dikembangkan mengikuti sejumlah peluncuran produk yang bersifat evolusioner. Selama tahap yang lebih awal, produk/perangkat lunak yang diluncurkan mungkin berupa sebuah model atau suatu prototype. Pada langkah-langkah iterasi berikutnya versi-versi perangkat lunak semakin lengkap akan dihasilkan.

Langkah-langkah Spiral Model :
  1. Komunikasi.
  2. Perencanaan, pembuatan prakiraan-prakiraan , penjadwalan dan analisis terhadap risiko-risiko perangkat lunak.
  3. Permodelan, analisis perancangan.
  4. Konstruksi, penulisan kode-kode program.
  5. Penyerahan sistem/perangkat lunak , pengiriman umpan balik.

RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD)

            RAD (Rapid Application Development) adalah sistem pemrograman yang memungkinkan programmer membuat program dengan cepat. Secara umum, Sistem RAD menyediakan sejumlah alat-bantu untuk membuat antarmuka pengguna grafis (graphical user interfaces) yang biasanya membutuhkan usaha dan waktu yang lama untuk membuatnya. Dua sistem RAD yang paling populer untuk Windows adalah Visual Basic dan Delphi.

RAD Mempunyai 4 Unsur Penting : Manajemen, Manusia, Metodologi, dan Peralatan.
 
            Tahapan-tahapan dalam RAD :
  1. Bussiness Modelling. Fase ini untuk mencari aliran informasi yang dapat menjawab pertanyaan berikut: Informasi apa yang menegndalikan proses bisnis? Informasi apa yang dimunculkan? Di mana informasi digunakan ? Siapa yang memprosenya ?
  2. Data Modelling.Fase ini menjelaskanobjek data yang dibutuhkan dalam proyek. Karakteristik (atribut) masing-masing data diidentifikasikan dan hubungan anta objek didefinisikan.
  3. Process Modelling. Aliran informasi pada fase data medelling ditransformasikan untuk mendapatkan aliran informasi yang diperlukan pad implementasi fungsi bisnis. Pemrosesan diciptakan untuk menambah, memodifikasi, menghapus, atu mendapatkan kembali objek data tertentu
  4. Aplication Generation. Selain menggunakan bahasa pemrograman generasi ketiga, RAD juga memakai komponen program yang telah ada atau menciptakan komponen yang bisa dipakai lagi. Ala-alat baantu bisa dipakai untuk memfasilitasi konstruksi perangkat lunak.
  5. Testing and Turnover. Karena menggunakan kembali komponen yang telah ada, maka akan mengurangi waktu pengujian. Tetapi komponen baru harus diuji dan semua interface harus dilatih secara penuh.
Kelebihan dari model RAD
  • Waktu pengerjaannya yang terbilang singkat yaitu kira-kira 60-90 hari
  • RAD dalam prosesnya dapat menggunakan kembali komponen software maupun program yang sudah ada sebelumnya sehingga menghemat waktu dan lebih mudah
Kekurangan dari model RAD
  • Membutuhkan sumber daya manusia yang besar, untuk membentuk tim-tim
  • Developers dan customers dituntut harus commit pada kecepatan aktivitas kerja untuk menyelesaikan sistem sesuai dengan frame time, jika tidak maka project RAD akan gagal
  • Jika sistem tidak dapat dimodulkan dengan benar, maka dalam pembangunan komponen dari RAD akan bermasalah
  • Jika performance hanya berfokus pada perbaikan interface dari komponen sistem, maka pendekatan RAD mungkin tidak bekerja
  • Jika resiko terlalu tinggi maka model RAD bukanlah model yang tepat untuk digunakan
 Referensi dari 
  • http://artikelsayasaja.blogspot.com/2011/09/metode-rad.html
  • http://yuliagroups.wordpress.com/pengertian-rad/
  • http://lindroidspica.blogspot.com/2011/09/metode-dan-model-proses-rekayasa.html
 Sekian dulu yah dalam pembahasan kali ini mengenai software model proses, tunggu post-post selanjutnya dari saya. skian dan trima kasih ^^

Senin, 15 Oktober 2012

Pentingnya Membaca

Setelah ditegur oleh dosen karena tidak membaca materi - materi yang harus dibaca sebelum pertemuan berikutnya. Peneguran tersebut membuat saya dan teman-teman sekelah menjadi menyesal tidak membaca materi yang tersebut.. padahal, dosen kami menginginkan agar kita membaca materi-materi tersebut agar dosen kami mudah menjelaskan kepada kami karena kami sudah membaca materi tersebut sebelum pertemuan tersebut yang menyebabkan proses pembelajaran ini menjadi lebih lama dari perkiraan sebelumnya. setelah peneguran tersebut, saya mulai sadar dengan pentingnya membaca, salah satunya itu untuk mempercepat proses pembelajaran dan masih banyak hal manfaat yang akan didapatkan jika membaca. karena keuntungan membaca tersebut kita lebih banyak dapatkan dan dapat kami salurkan kepada orang lain.

beberapa hal juga manfaat dari membaca ialah :
1. melatih daya pikir kita
2. menambah wawasan-wawasan yang sebelumnya belum diketahui
3.Membaca itu dapat membuka wawasan baru, banyak hal-hal baru yang dapat ditemukan dengan membaca.
4. mencerdaskan diri dan melatih otak untuk tetap bekerja.

dengan mengetahui poin-poin dari manfaat membaca. tidak ada ruginya jika kita membaca, selain mengasah otak, kitak pun mendapatkan banyak keuntungan. Oleh karena itu, mulai sekarang saya BERJANJI akan rajin membaca materi yang diberikan sebelum materi selanjutnya dimulai karena saya tahu membaca itu tidak ada ruginya

Kamis, 11 Oktober 2012


^^ BINGO !!! ^^

Dari penjelasan yang sebelumnya tentang sistem, kali ini saya akan membahas mengenai Sistem Informasi. dimana pada pelajaran Analisis sistem informasi, kita diberikan sebuah permainan. permainan itu adalah BINGO !!^^, dimana BiNGo tersebut 5x5 yang berisikan istilah-istilah yang berkaitan dengan bahasan sistem informasi. Dimana untuk melingkari stiap istilah, kita harus mendengar tentang istilah yang kami dengar lalu menuliskannya dibawah kotak BINGO tersebut. oh iya, didalam stiap kotak tersebut, tidak semuanya adalah istilah, ada juga kotak yang tidak berisikan apa-apa(kosong), ada kotak yang berisikan "?" yang dapat dilingkari jika kita memberikan pertanyaan atau dapat menjawab pertanyaan yang diajukan dan ada juga kotak yang berisikan kata "BINGO" dimana kita mendapatkan bonus untuk dapat langgsung dilingkari di kotak tersebut.

mau tau apa-apa saja istilah-istilah tersebut?
untuk tidak memperpanjang basa basi lagi, saya langsung aja deh memberitahukan istilah-istilah tersebut pada kalian semua yang membaca blog ini :p.

(*) Pertama adalah "Sistem Informasi".
Apa itu sistem informasi? Sistem informasi adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam perusahaan / organisasi yang berhubungan dengan proses pengumpulan, penyimpanan, pengolahan, dan distribusi informasi untuk mendukung pengambilan keputusan,analisis, pengendalian, dan visualisasi dalam organisasi.
 
Sistem Informasi terdiri dari Data, Information, dan Knowledge.
  • Data yaitu kumpulan fakta-fakta (fakta dasar) yang merepresentasikan nilai, kuantitas, konsep, dan jumlah dalam kegiatan bisnis. Data akan bermanfaat jika dapat menghasilkan suatu informasi yang berguna.
  • Information adalah kumpulan data (fakta) yang telah diolah / diproses dan disimpulkan sehingga menghasilkan fakta yang memiliki nilai tambah.
  • Knowledge yaitu dapat memahami informasi yang diperoleh dari pengalaman / studi dan menghasilkan kemampuan untuk melakukan kegiatan yang efektif dan efisien.
(*) Yang ke2 adalah mengenai "Information System Model (Model Sistem Informasi)".
IS Model terdiri dari :
  • Data Resouces 
yang membahas tentang bagaimana suatu sumber data dihimpun, diformat, disimpan, dan dientri sehingga dapat mengetahui apa saja yang dapat dihasilkan.
  • Hardware Resources
tentang apa-apa saja teknik pemasukan data yang didukung oleh Hardware (perangkat keras).
  • Software Resources
yaitu Sub sistem perangkat lunak yang memungkinkan sebuah komputer bisa bekerja dengan program yang ada untuk mengolah data sehingga bisa menghasilkan informasi.
  • People Resources
Dimana berkaitan dengan kemampuan orang/ pengguna / user untuk mengoperasikan Software dan Hardware.
  • Network Resources
yang berkaitan dengan jaringan komputer, media komunikasi, dan dukungan jaringan untuk distribusi informasi yang berbasis web.

 
Dalam IS Model terdapat juga beberapa kegiatan seperti:   
 
#Input  
#Processing  
#Output  
#Sistem Control 
#Storage
 
(*) Yang ke3 adalah istlah-istilah terakhir yang akan saya jelaskan dimana berkaitan dengan Manajemen Level seperti:
  • Level Operasional (Low Management) : Menerima data kemudian diolah. Pada level ini semuanya berhubungan pencatatan traksaksi, aktivitas harian staf, dan dukungan produksi.
  • Level Taktis (Middle Management) : Mendapatkan informasi dari level Operasional, yang memiliki kebijakan-kebijakan dalam mendukung tujuan jangka pendek dam aplikasi resouce.
  • Level Strategis (Top Management) : Informasi dari level Taktis akan dijadikan knowledge / pengetahuan untuk menghasilkan strategi-strategi yang mendukung tujuan jangka panjang organisasi.
Setelah Istilah-istilah tersebut sudah dijelaskan. Semuanya istilah-istilah dapat dilingkari dan setiap istilah atau kotak-kotak yang sudah dilingkari dan berderet empat dapat di garis(BINGO).

Nah, pembahasan kali ini cukup sampai disini dulu yah ^^. pada kesempatan berikutnya saya akan membahas pembahasan yang lain-lainnya yang akan menambah pengetahuan teman-teman^^

Senin, 08 Oktober 2012

Rekayasa Perangkat Lunak (1)


Pada pertemuan kali ini, saya akan membahas tentang Software pada pembelajaran Rekayasa perangkat lunak. dalam pembahasan kali ini, saya akan membahas tentang :

- Pengertian beserta Sifat-sifat pada Software
- Karakteristik Software
- Macam-macam Aplikasi Software
 pertama-tama, kita harus mengetahui dulu pengertian dari software. 

Software adalah Kumpulan objek.item yang membentuk konfigurasi yang terdiri dari Program-Program data dan dokumen.

Software memiliki beberapa sifat yang perlu diketahui, seperti :
  1. Tidak diproduksi massal,
  2. Dipakai dalam waktu lama,
  3. Memiliki masa pemakaian,
  4. Bersifat complex,
  5. Selalu berbeda-beda.
karakteristik software, yaitu :

- Software is engineered
Software tidak diproduksi secara massal dan untuk membuat software, harus melakukan pengukuran sesuai dengan kebutuhan.
- Software doesn't wear out
Software tidak lapuk dan dapat dibuat untuk jangka waktu yang panjang.
- Software is like an aging factory 
Software seperti pabrik yang menua, kusam / tidak sesuai lagi, maksudnya tersebut dapat terjadi jika ada perubahan data, misalnya : peningkatan produksi.
- Software is complex
Software adalah sesuatu yang kompleks, karena banyak hal yang harus diperhatikan untuk membuat atau mendesign suatu software.
- Software is a "differentiator"
Software adalah "pembeda". Keunggulan-keunggulan yang membedakan setiap software yang satu dengan software yang lainnya menjadi ciri istimewa dari seorang pebisnis.


Macam-macam Aplikasi Software :

1. System Software adalah software yang berguna untuk melayani software lain. cth: WinRar dan WinZip
2. Real-time Software adalah Software yang melakukan olah data berdasarkan waktu. cth: Atm
3. Business Software adalah Software untuk keperluan bisnis
4. Engineering/scientific Software adalah Software untuk ukur-ukur, pengetahuan, keperluan teknis.
5. Embedded Software adalah Software yang dimasukkan ke dalam perangkat keras.
6. PC Software adalah Software untuk kebutuhan personal komputer seperti mp3 player, photoshop, dll.
7. AI Software adalah Software untuk memprediksi
8. Web Application adalah Aplikasi berbasis web. cth : klik BCA

Setelah penjelasan diatas, kami pun diberikan sebuah permainan. dimana setiap mahasiswa mengambil sebuah kertas kecil. Kertas itu berisikan tulisan 2 buah materi yang didalamnya harus digabungkan untuk mendapatkan sebuah benda yang dapat berguna bagi orang lain. tetapi, materi dan benda yang kami ingin buat tidak boleh diketahui oleh teman-teman. Setelah itu kami diberikan arahan lagi untuk mencari pasangan, setalah itu setiap pasangan harus bertanya jawab dan menebak materi dan benda yang kami buat. Tetapi untuk permainan berpasangan ini, memiliki syarat, dimana pasangan yang menjawab hanya boleh menjawab "Ya / Tidak". setlah permainan usai, kami dijelaskan lagi tentang sebuah simulasi yang hampir sama dengan permainan ini, yaitu simulasi tentang seorang customer yang memesan sebuah ayunan, yang dari hasil pemesanan, stiap orang yang mengerjakan pesanan itu tidak pernah sama. itu membuktikan bahwa pemikiran customer dan pemikiran yang mengerjakan pesanan tersebut tidak akan sama selama pesanan yang disampaikan tidak disalurkan dengan tepat, tidak secara detail dijelaskan. sehingga terjadi banyak kesalahan pada setiap pemesanan.


oh iya, sebelum mengakhiri pembahasan kali ini, saya akan menampilkan "Linier Sequntial Model / Waterfall Model", dimana software Processnya :
* System Engineering
* Requirements Analysis
* Design
* Construction
* Testing
* Installation
* Maintenance

inilah gambar Waterfall Model :


sekian dulu pembahasan untuk hari ini. tunggu untuk pembahasan selanjutnya yah ^^